Wakapolda Bali Pimpin Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan SIPSS T.A.
Wakapolda Bali Pimpin Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan SIPSS T.A. 2026
Denpasar – Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Komang Sandi Arsana, S.I.K., M.H., memimpin kegiatan pembacaan, pengambilan sumpah, serta penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Siswa Sekolah Inspektur Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Gedung Rupatama Polda Bali. Kamis, (22/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Bali, panitia seleksi, para peserta SIPSS, serta orang tua/wali peserta.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Komang Sandi Arsana, S.I.K., M.H., melaksanakan pengambilan sumpah yang diikuti oleh seluruh panitia, peserta, dan orang tua peserta penerimaan SIPSS T.A. 2026. Selain itu, Wakapolda Bali juga melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas dan Sumpah Penerimaan SIPSS sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan proses seleksi yang bersih dan berintegritas.
Dalam arahannya Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Komang Sandi Arsana, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa penerimaan SIPSS merupakan bagian strategis dalam membangun sumber daya manusia Polri yang unggul dan profesional.
“Penerimaan SIPSS adalah upaya strategis Polri untuk menyiapkan perwira muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter kuat, serta siap menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks,” tegas Wakapolda Bali.
Berdasarkan data Biro SDM Polda Bali, hingga saat ini tercatat 26 peserta dari berbagai program studi telah mendaftar melalui Panda Polda Bali, dengan tujuh peserta di antaranya telah menjalani verifikasi administrasi. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah hingga batas akhir verifikasi pada 22 Januari 2026.
Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Komang Sandi Arsana, S.I.K., M.H., menekankan bahwa seluruh tahapan penerimaan SIPSS T.A. 2026 dilaksanakan dengan menjunjung prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta memanfaatkan sistem *Computer Assisted Test* (CAT) guna menjamin objektivitas dan akuntabilitas seleksi.
“Kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas ini bukan sekadar seremonial, melainkan ikrar moral untuk menjaga integritas dan menutup ruang bagi praktik percaloan maupun intervensi,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada peserta agar mempersiapkan diri secara optimal serta menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas. Sementara kepada panitia dan pengawas, Wakapolda Bali menegaskan agar bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.
“Jaga integritas dan netralitas. Jangan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tutup Wakapolda Bali.
Editor :Yohanes
Source : Humas Polda Bali